Kompresor AC
Tips AC Mobil yang panas bila tidak berjalan.
Tips ini untuk kendaraan yang mengalami panas meskipun AC telah hidup, biasanya
hal ini terjadi karena mobil dalam posisi diam. Tetapi bila mobil berjalan maka
AC akan kembali menjadi dingin,
hal ini terjadi karena dua hal yaitu
perbandingan kompresi di dalam kompresor suddah lemah dan bisa juga dikarenakan
Extra fan yang ada didepan kondensor juga lemah. Saat pengencekan biasanya hal
diatas tidak menjadi masalah utama, karena biasanya bengkel AC malah fokus pada
kebocoran Freon. Dan bila kompresor bekerja dan kipas listrik berfungsi masih
dianggap aman. Padahal kerjanya sudah tidak maksimal.
Teknisnya
seperti ini bila mobil dalam posisi berhenti kondisi stationer idle sekitar
1.000 rpm. Kompresor tetap bekerja tetapi tidak maksimal. Bila kompresor sehat
maka bisa ‘menekan’freon hingga ke evaporator dan menghasilkan hawa dingin, ini
tidak terjadi bila kompresor lemah. Kompresor lemah ini akan kembali menjadi
dingin bila mobil sudah bergerak atau berada di putaran mesin yang lebih tinggi
saat mesin digas sekitar 2.000 rpm keatas. Dan untuk ekstra fan yang lemah,
sehingga hembusan angina tidak bisa mendinginkan kondensor seperti normalnya.
Kompresor dengan perbandingan kompresi yang rendah biasanya dicirkan dengan
gejala bunyi ngorok saat on, bisa juga dirasakan saat hembusannya tidak terasa
saat ac diaktifkan. Untuk mengatasi hal diatas mau tidak mau kompresor harus
diserbice dan dibongkar total dan diperiksa pistonya. Untuk beberapa AC tidak
bisa diperbaiki (salah satu contoh yang menggunakan kompresor model rotary).
Untuk extra fan sama, bisa diservis atau diganti dengan yang masih berputar kencang.
ConversionConversion EmoticonEmoticon